PUBLIKAINDONESIA.COM, PARINGIN – Perayaan Hari Jadi Kabupaten Balangan ke-23 semakin semarak dengan hadirnya sajian pangan lokal gratis yang unik dan menggugah selera.


Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), pengunjung expo dimanjakan dengan aneka kukusan tradisional yang dibagikan secara cuma-cuma setiap hari.
Berbagai komoditas lokal seperti jagung, ubi ungu, kacang tanah, ubi jalar, kentang hingga ubi kayu disajikan dalam bentuk kukusan. Selain lezat, menu ini juga dikenal sehat dan kaya gizi.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Balangan, Dewi Diniati, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan gratis, tetapi juga bagian dari edukasi kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat kembali mengenal dan mencintai pangan lokal yang tidak kalah bergizi dibandingkan makanan modern,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, pangan lokal memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus menjaga pola konsumsi masyarakat agar lebih sehat.
Pemilihan metode kukus pun bukan tanpa alasan. Selain praktis, cara ini mampu mempertahankan kandungan gizi dari bahan pangan tanpa banyak tambahan bahan lain.
“Kami ingin masyarakat merasakan langsung cita rasa asli pangan lokal yang sehat dan alami,” tambahnya.
Stand DKP3 menjadi salah satu titik favorit pengunjung expo. Setiap harinya, pembagian kukusan gratis dimulai pukul 15.00 WITA hingga selesai, dan selalu diserbu warga dari berbagai kalangan.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Balangan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya diversifikasi pangan semakin meningkat. Tak hanya itu, pemanfaatan hasil pertanian lokal juga diharapkan mampu menjadi tulang punggung ketahanan pangan di daerah.
Expo ini pun membuktikan bahwa pangan lokal bukan hanya soal tradisi, tetapi juga solusi masa depan yang sehat, ekonomis, dan berkelanjutan.
#Balangan #HUTBalangan23 #PanganLokal #KulinerSehat #ExpoBalangan #KetahananPangan #MakananTradisional #BeritaKalsel #Paringin #UMKMLokal #HealthyFood

