Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Modus Koper Pakaian, Penyelundupan 4 Kg Sabu Berhasil Digagalkan di Bandara Pekanbaru

    10/04/2026

    Tak Mau Ada Daerah Gelap! Seruyan Percepat Akses Listrik ke Wilayah Terpencil

    10/04/2026

    BPBD Latih Tanggap Bencana dari Teori hingga Praktik, Warga Balangan Diajarin Hadapi Bencana

    10/04/2026

    Jadi Pemimpin Harus Bisa Redam Konflik! Pesan Kuat Bang Dhin untuk Mahasiswa UNISKA

    10/04/2026

    RENUNGAN DARI KAYU BESI

    10/04/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Pengembangan Besar Geopark Meratus, Wisata Loksado Digenjot Lebih Maksimal

      08/04/2026

      Tradisi Unik Banyuwangi! Aura Mistis & Budaya Kental, Seblang Olehsari Sedot Ribuan Wisatawan Pasca Lebaran

      25/03/2026

      Healing Bareng Keluarga Pasca Lebaran, Kebun Raya Banua Resmi Dibuka Lagi

      23/03/2026

      Hidden Gem di Jantung Banjarbaru! Danau Seran, Bekas Tambang yang Kini Jadi Surga Wisata

      23/03/2026

      Belum Maksimal? Ini Strategi RSGM Gusti Hasan Aman Tingkatkan Pelayanan

      07/04/2026

      Es Krim Paracetamol Bikin Geger, Ternyata Cuma Hoaks

      02/04/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Dari Bali Sampai Jakarta, Tiket ke Banjarmasin Ludes, Warga Kalsel Terjebak di Luar Daerah

      08/04/2026

      Lebih Irit dari Stylo 160? Kenalan Yuk Sama Honda Giorno!

      28/02/2026

      Kopdes Merah Putih di Konawe Selatan Ekspor 50 Ton Arang ke Tiongkok, Raup Rp734 Juta

      27/02/2026

      Toyota Kijang Super 2026 Resmi Comeback!, Legenda Keluarga Kini Lebih Modern dan Ramah Lingkungan

      27/02/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Generasi yang Tumbuh Tanpa Pelukan: Ketika Kekerasan Bukan Sekadar Kenakalan

    Generasi yang Tumbuh Tanpa Pelukan: Ketika Kekerasan Bukan Sekadar Kenakalan

    Tim PublikaTim Publika29/06/2025

    2024 hingga 2025, catatan demi catatan kepolisian menunjukkan tren yang mengkhawatirkan: ratusan remaja di berbagai kota ditangkap karena membawa senjata tajam. Celurit di tangan, tawa di wajah, dan amarah yang meledak seolah menjadi hiburan. Mereka menyerang, merekam, lalu membagikannya.

    Di permukaan, ini tampak seperti kenakalan remaja. Tapi jika ditelaah lebih dalam, kita akan menemukan luka bukan hanya pada korban, tapi juga pada pelaku.

    “Tak ada anak yang lahir membawa kekerasan,” kata seorang pendidik. “Mereka hanya tumbuh tanpa pelukan. Tanpa suara yang menuntun. Tanpa figur yang menanamkan batas dan empati.”

    Banyak dari remaja ini tumbuh tanpa sosok ayah yang benar-benar hadir. Bahkan jika secara fisik ayah ada di rumah, seringkali jiwanya tak ikut pulang. Tak ada percakapan. Tak ada kehangatan. Hanya jarak yang perlahan, tapi pasti, mengikis arah dan identitas.

    Psikiater anak dan profesor dari Yale Child Study Center, Dr. Kyle Pruett, pernah mengatakan bahwa anak laki-laki yang kehilangan figur ayah cenderung mengalami gangguan perilaku dan krisis identitas.

    Data memperkuat pernyataan itu. UNICEF mencatat bahwa 20,9% anak Indonesia tumbuh tanpa kehadiran ayah. BKKBN menyebut hanya 37% balita yang pernah diasuh aktif oleh ayahnya. Sementara Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) menunjukkan ribuan anak bahkan tidak tinggal bersama orang tua mereka.

    Ini bukan sekadar statistik. Ini adalah luka yang tumbuh dalam diam.

    Kekerasan yang terjadi hari ini mungkin bukan soal moralitas yang turun atau generasi yang “rusak”. Tapi tentang absennya figur yang seharusnya menjadi jangkar yang mengajarkan makna tanggung jawab, mengolah amarah, dan membentuk batas.

    Jika kita merasa ada yang salah dengan generasi hari ini, mungkin sudah saatnya kita berhenti menunjuk. Dan mulai bertanya: di mana kita saat mereka tumbuh?

    Hadi Wiranata untuk Publikaindonesia.com

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Modus Koper Pakaian, Penyelundupan 4 Kg Sabu Berhasil Digagalkan di Bandara Pekanbaru

    10/04/2026

    Tak Mau Ada Daerah Gelap! Seruyan Percepat Akses Listrik ke Wilayah Terpencil

    10/04/2026

    BPBD Latih Tanggap Bencana dari Teori hingga Praktik, Warga Balangan Diajarin Hadapi Bencana

    10/04/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Modus Koper Pakaian, Penyelundupan 4 Kg Sabu Berhasil Digagalkan di Bandara Pekanbaru

    10/04/2026

    Tak Mau Ada Daerah Gelap! Seruyan Percepat Akses Listrik ke Wilayah Terpencil

    10/04/2026

    BPBD Latih Tanggap Bencana dari Teori hingga Praktik, Warga Balangan Diajarin Hadapi Bencana

    10/04/2026

    Jadi Pemimpin Harus Bisa Redam Konflik! Pesan Kuat Bang Dhin untuk Mahasiswa UNISKA

    10/04/2026
    Berita Pilihan
    Hukum

    Modus Koper Pakaian, Penyelundupan 4 Kg Sabu Berhasil Digagalkan di Bandara Pekanbaru

    10/04/2026 Hukum

    PUBLIKAINDONESIA.COM, PEKANBARU – Upaya penyelundupan narkotika melalui jalur udara kembali digagalkan. Sinergi personel Lanud Roesmin…

    Tak Mau Ada Daerah Gelap! Seruyan Percepat Akses Listrik ke Wilayah Terpencil

    10/04/2026

    BPBD Latih Tanggap Bencana dari Teori hingga Praktik, Warga Balangan Diajarin Hadapi Bencana

    10/04/2026

    Jadi Pemimpin Harus Bisa Redam Konflik! Pesan Kuat Bang Dhin untuk Mahasiswa UNISKA

    10/04/2026

    Recent Posts

    • Modus Koper Pakaian, Penyelundupan 4 Kg Sabu Berhasil Digagalkan di Bandara Pekanbaru
    • Tak Mau Ada Daerah Gelap! Seruyan Percepat Akses Listrik ke Wilayah Terpencil
    • BPBD Latih Tanggap Bencana dari Teori hingga Praktik, Warga Balangan Diajarin Hadapi Bencana
    • Jadi Pemimpin Harus Bisa Redam Konflik! Pesan Kuat Bang Dhin untuk Mahasiswa UNISKA
    • RENUNGAN DARI KAYU BESI

    Recent Comments

    1. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    3. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    4. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. RandomNameAgers mengenai Masyarakat Kabupaten Banjar Masih Inginkan H Saidi Mansyur Untuk Memimpin
    April 2026
    SSRKJSM
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930 
    « Mar    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.