Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Meriah dan Penuh Makna, Semarak Ramadhan PT PTK di Desa-Desa Lingkar Tambang

    26/03/2026

    Ratusan Ribu Jemaah Hadiri Haul Datu Kelampayan, Arus Balik Terkendali

    26/03/2026

    BPBD Balangan : Banjir Bandang Tebing Tinggi Akan Diabadikan dalam Buku dan Film

    25/03/2026

    Tradisi Unik Banyuwangi! Aura Mistis & Budaya Kental, Seblang Olehsari Sedot Ribuan Wisatawan Pasca Lebaran

    25/03/2026

    Pemuncak Klasemen Datang, Fafage Banua Pulang Kampung, Bidik Hasil Sempurna di Kandang

    25/03/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Tradisi Unik Banyuwangi! Aura Mistis & Budaya Kental, Seblang Olehsari Sedot Ribuan Wisatawan Pasca Lebaran

      25/03/2026

      Healing Bareng Keluarga Pasca Lebaran, Kebun Raya Banua Resmi Dibuka Lagi

      23/03/2026

      Hidden Gem di Jantung Banjarbaru! Danau Seran, Bekas Tambang yang Kini Jadi Surga Wisata

      23/03/2026

      Cap Go Meh 2026 di Pontianak dan Singkawang Meriah, 49 Naga Bersinar dan 727 Tatung Jadi Magnet Wisata

      05/03/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Indonesia Siap Cetak Sejarah, Tim Muhammadiyah Dilirik WHO Jadi Pasukan Medis Dunia

      27/10/2025

      Workshop Nasional Kefarmasian 2025: Apoteker Didorong Jadi Garda Terdepan Atasi Hipertensi

      09/10/2025

      Lebih Irit dari Stylo 160? Kenalan Yuk Sama Honda Giorno!

      28/02/2026

      Kopdes Merah Putih di Konawe Selatan Ekspor 50 Ton Arang ke Tiongkok, Raup Rp734 Juta

      27/02/2026

      Toyota Kijang Super 2026 Resmi Comeback!, Legenda Keluarga Kini Lebih Modern dan Ramah Lingkungan

      27/02/2026

      💸 Lawan Pinjol, UMKM Tanah Bumbu Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga, Pemkab yang Bayar

      26/02/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Bursa Asia Hijau, Indonesia Malah Berdarah: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    Bursa Asia Hijau, Indonesia Malah Berdarah: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    Tim PublikaTim Publika27/10/2025

    PUBLIKAINDONESIA.COM, JAKARTA – Pasar saham Indonesia lagi-lagi bikin deg-degan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tiba-tiba runtuh lebih dari 3,5% pada perdagangan sesi I hari ini, Senin (27/10/2025).

    Hingga pukul 11.30 WIB, IHSG bergerak di rentang 7.959,17–8.354,67. Lebih dari 500 saham terjun bebas, dan kapitalisasi pasar hilang Rp 639 triliun hanya dalam hitungan menit.

    Berdasarkan data RTI Business, IHSG ditutup melemah 2,94% ke level 8.028,33 pada akhir sesi I. Bahkan sempat jatuh lebih dalam ke 7.965,47 atau minus 3,70% di pukul 11.07 WIB.

    🏦 Saham Konglomerat Jadi “Tersangka Utama”

    Mengutip data Refinitiv, seluruh sektor berada di zona merah.
    Saham-saham milik para konglomerat jadi penarik utama kejatuhan indeks.

    • Dian Swastatika Sentosa (DSSA) milik grup Sinar Mas berkontribusi -30,12 poin terhadap indeks.
    • Sementara saham-saham milik Prajogo Pangestu menyumbang penurunan total -61,78 poin.
      • BREN turun tajam hingga ke level 7.800 (-29,5 poin).
      • BRPT ikut melorot ke 3.170 (-21,2 poin).

    “Isunya karena perubahan perhitungan MSCI. Ada kabar saham Prajogo bisa terdepak dari indeks, padahal belum ada pengumuman resmi, Investor langsung panik dan ramai-ramai jualan” ungkap Ekky Topan, Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori.

    📆 Menanti Pengumuman Resmi MSCI

    Sebagai informasi, MSCI akan mengumumkan indeks terbarunya pada 5 November 2025, dan akan berlaku efektif mulai 25 November 2025. Meski baru rumor, kabar ini sudah cukup untuk memicu panic selling besar-besaran di bursa.

    💬 Analis: Dari Konglomerat ke Blue Chip

    Menurut Lukman Leong, analis Doo Financial Futures, penurunan ini cukup mengejutkan karena terjadi setelah IHSG sempat mencetak rekor tertinggi (All Time High).

    “Penurunannya sangat cepat dan besar. Padahal sentimen global sedang positif,” kata Lukman.

    Ia menilai ada pergeseran minat investor dari saham konglomerat ke emiten blue chip yang dianggap lebih stabil. Namun, pergeseran ini belum cukup kuat untuk menahan kejatuhan indeks.

    “Bukan kabur total, tapi investor mulai shifting ke indeks regional lain.
    Ekspektasi meredanya tensi dagang China–AS bisa jadi sinyal baik buat saham-saham fundamental kuat,” tambahnya.

    🌏 Ironi Bursa Asia: Semua Menguat, Indonesia Sendiri Tumbang

    Kontras dengan IHSG yang berdarah-darah, bursa saham Asia-Pasifik justru kompak menguat.

    • Nikkei 225 Jepang menembus rekor 50.000 poin, naik 2% tertinggi sepanjang sejarah.
    • Topix melesat 1,61%,
    • Kospi Korea Selatan naik 1,72%,
    • Shanghai Composite menambah 1,04%,
    • dan Hang Seng Hong Kong melesat 1,02% ke 26.427,34.

    Artinya, hanya pasar Indonesia yang tersandung, padahal sentimen global tengah “risk-on” alias investor sedang berani ambil risiko.

    📊 Asing Masih Jualan, IHSG Tertekan

    Sementara itu, data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, investor asing sempat beli bersih Rp 1,15 triliun pada Jumat (24/10). Namun secara tahunan, investor asing masih mencatatkan net sell Rp 47,3 triliun sepanjang 2025. Dengan tekanan jual asing yang berlanjut dan rumor MSCI yang belum jelas, pasar pun masih berada di mode “waspada tinggi.”

    Dari Euforia ke Euforia Palsu

    Dari pagi sempat hijau ke zona merah pekat, IHSG menunjukkan betapa rentannya pasar terhadap rumor dan kepanikan. Meski sektor global sedang optimistis, investor domestik sepertinya masih dilanda trauma volatilitas.

    Jika kabar MSCI terbukti hanya isu, bisa jadi IHSG akan rebound cepat.
    Tapi kalau rumor benar, siap-siap bursa bisa makin bergejolak dalam beberapa pekan ke depan.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Meriah dan Penuh Makna, Semarak Ramadhan PT PTK di Desa-Desa Lingkar Tambang

    26/03/2026

    BPBD Balangan : Banjir Bandang Tebing Tinggi Akan Diabadikan dalam Buku dan Film

    25/03/2026

    Tradisi Unik Banyuwangi! Aura Mistis & Budaya Kental, Seblang Olehsari Sedot Ribuan Wisatawan Pasca Lebaran

    25/03/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Meriah dan Penuh Makna, Semarak Ramadhan PT PTK di Desa-Desa Lingkar Tambang

    26/03/2026

    Ratusan Ribu Jemaah Hadiri Haul Datu Kelampayan, Arus Balik Terkendali

    26/03/2026

    BPBD Balangan : Banjir Bandang Tebing Tinggi Akan Diabadikan dalam Buku dan Film

    25/03/2026

    Tradisi Unik Banyuwangi! Aura Mistis & Budaya Kental, Seblang Olehsari Sedot Ribuan Wisatawan Pasca Lebaran

    25/03/2026
    Berita Pilihan
    Kotabaru

    Meriah dan Penuh Makna, Semarak Ramadhan PT PTK di Desa-Desa Lingkar Tambang

    26/03/2026 Kotabaru

    PUBLIKAINDONESIA.COM, KOTABARU – Kegiatan Semarak Ramadhan 2026 yang digelar di Masjid Al-Ikhlas, Desa Gendang Timburu,…

    Ratusan Ribu Jemaah Hadiri Haul Datu Kelampayan, Arus Balik Terkendali

    26/03/2026

    BPBD Balangan : Banjir Bandang Tebing Tinggi Akan Diabadikan dalam Buku dan Film

    25/03/2026

    Tradisi Unik Banyuwangi! Aura Mistis & Budaya Kental, Seblang Olehsari Sedot Ribuan Wisatawan Pasca Lebaran

    25/03/2026

    Recent Posts

    • Meriah dan Penuh Makna, Semarak Ramadhan PT PTK di Desa-Desa Lingkar Tambang
    • Ratusan Ribu Jemaah Hadiri Haul Datu Kelampayan, Arus Balik Terkendali
    • BPBD Balangan : Banjir Bandang Tebing Tinggi Akan Diabadikan dalam Buku dan Film
    • Tradisi Unik Banyuwangi! Aura Mistis & Budaya Kental, Seblang Olehsari Sedot Ribuan Wisatawan Pasca Lebaran
    • Pemuncak Klasemen Datang, Fafage Banua Pulang Kampung, Bidik Hasil Sempurna di Kandang

    Recent Comments

    1. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    3. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    4. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. RandomNameAgers mengenai Masyarakat Kabupaten Banjar Masih Inginkan H Saidi Mansyur Untuk Memimpin
    Maret 2026
    SSRKJSM
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031 
    « Feb    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.